Baca Buku Bisa di Mana Saja dan Kapan Saja, Berikut Buktinya

Mungkin terkesan lebay ya, sobat Tamanlitera.com? Tetapi ya begitu. Membaca buku adalah aktivitas yang normal dan universal. Normal karena ia tak membutuhkan resource khusus, kecuali hanya buku dan alat bantu baca jika kamu butuh seperti pencahayaan yang cukup dan kaca mata. Universal karena siapa pun bisa melakukannya. 

Membaca buku pastinya bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja, juga oleh siapa saja termasuk kamu. Hehe... Nah, dalam rangka kampanye membaca buku inilah, Mas Jacub Pavlovsky membuat project fotografi nyeleneh. Karya lelaki asal Slovakia ini berjudul Books Callings.

Mas Jacub yang saat ini tinggal d Chehcnya ini ingin mengatakan kepada dunia, bahwa kenikmatan mencerap buku cetak itu asyik banget. Tampaknya ia ingin menyampaikan satu hal, bahwa meskipun teknologi e-buku sudah sangat maju, tetapi kenikmatan menyuntuki buku cetak tetap tak tergantikan. Selain itu, buku cetak relatif lebih bisa diandalkan untuk bisa dinikmati di mana saja dan di mana saja. Kamu setuju?

Penasaran? Berikut ini beberapa karyanya. 


Asal bisa duduk aja, itu sudah cukup.

Mereka sibuk belanja, Mas yang ini malah baca buku. Gokil gak sih? 

Tak perlu ruang yang luas, asal cukup untuk dirimu.

Duduk di kursi sudah terlalu mainstream. Mau yang beda.

Udara musim semi memang segar, lebih segar lagi jika dipakai untuk membaca. Sepakat?

Atap tak hanya berfungsi untuk peneduh, tapi bisa jadi kursi baca. 

Apa sih menariknya tumpukan tas bermerek dibanding cinta Romeo-Juliyet?

Kelak di alam kubur akan ditanya, apa buku yang kamu baca. Benar begitu? 

Sambil menunggu kapalnya sandar, yuk baca dulu.

Di keramaian adalah tempat yang paling sepi.

Itulah beberapa foto hasil kerja Mas Jacub. Koleksi projectnya bisa diintip di sini. Sobat Tamanlitera.com mau mencoba?
Previous
Next Post »